Flexingnya Zuck

Mark Zuckerberg, yang hampir setiap hari pakai kaus abu-abu polos yang sama, sekilas terlihat seperti orang biasa saja. Tapi di balik penampilannya yang sederhana itu, ada rencana yang matang. Pakaian sederhana itu membuatnya gampang ‘menghilang’ di keramaian. Dia seperti bersembunyi di depan mata, sengaja menghindari perhatian yang tidak perlu. Namun, ceritanya beda total kalau sudah… Continue reading →

Kepemimpinan di Era Digital: Lebih Humanis, Lebih Efektif

Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia kerja, termasuk dalam gaya kepemimpinan. Model kepemimpinan otoriter yang dulu mendominasi, kini mulai ditinggalkan. Forbes, dalam artikelnya “Why Authoritarian Leadership Simply Doesn’t Work Anymore”, menyoroti bahwa karyawan saat ini, khususnya generasi digital native, menginginkan pendekatan yang lebih humanis. “Dari dulu, ga ada orang suka punya pemimpin otoriter,… Continue reading →

6 Gaya Kepemimpinan dari Para CEO Terkemuka

Kepemimpinan merupakan elemen penting yang menentukan keberhasilan dan arah sebuah perusahaan. Di antara banyak gaya kepemimpinan yang ada, enam gaya dari para CEO terkenal ini menonjol karena efektivitas dan dampaknya. Visionary – Jeff Bezos Jeff Bezos, pendiri Amazon, dikenal sebagai pemimpin visioner. Pemimpin visioner melihat masa depan dan menginspirasi tim dengan tujuan besar dan pandangan… Continue reading →

Tiga Kombinasi Sempurna Membangun Bisnis Sukses

Bisnis sama halnya dengan bermain panahan. Untuk melontarkan anak panah tepat di sasaran utama warna merah, dibutuhkan 3 hal kombinasi yang sempurna, dimana ketiganya tidak bisa terpisahkan. Ketiga hal tersebut adalah kekuatan, kesabaran dan fokus! Kekuatan Untuk melontarkan anak panah menuju sasaran tepat, tangan kanan harus lurus memegang busur, sementara tangan kiri menarik string panah… Continue reading →

Pintar dan Bodoh

Sesi sharing Prof Rhenald Kasali di sebuah seminar bisnis: ada 2 kategori manusia yakni manusia bodoh dan manusia pintar. Dan kemudian, faktanya adalah ada yang bodoh menjadi semakin pintar, dan yang pintar menjadi semakin bodoh. Yang pintar semakin bodoh adalah orang yang setelah lulus sekolah, puas dengan gelarnya, berhenti disitu. Sebaliknya yang bodoh menjadi semakin… Continue reading →

Keunggulan Budaya

Saat baru menginjakkan kaki di bandara Haneda, Tokyo beberapa bulan lalu, rasanya ada sesuatu yang tidak biasa saya jumpai di bandara Soekarno Hatta. Langkah kaki orang berjalan sangat cepat sekali, tampak seperti terburu-buru. Tapi bukan hanya 1-2 orang yang melakukan hal seperti ini, melainkan hampir semua orang gaya berjalannya seperti itu. Saya yang sambil menyeret… Continue reading →